Still Life

“still life”

Secara umum, genre “still life” melibatkan benda mati yang ditempatkan dalam susunan yang tersusun, dalam konteks, dengan latar belakang. Banyak jenis benda yang bisa digunakan – kumpulan objek acak yang diambil dari kehidupan sehari-hari – koleksi bulu berwarna berbeda, buku di samping jam tangan di atas meja, dan sebagainya.

Dalam menciptakan kehidupan yang tenang, komposisi menjadi semakin penting, karena materi pelajarannya sendiri mungkin tidak mencolok. Dalam arti, semuanya tergantung langsung pada komposisi: Garis utama, hubungan geometris, implikasi perspektif yang dihasilkan oleh objek (termasuk prinsip lain seperti grid pertiga, penggunaan ruang negatif, dll.), Posisi bayangan, penggunaan Tekstur berkontraksi dan komplementer, serta kekerasan atau kelembutan pencahayaan yang dipilih, secara langsung menentukan keefektifan gambar.

Gambar kehidupan dapat secara efektif menggunakan pencahayaan langsung dan keras, pencahayaan tidak langsung dan tidak langsung. Yang akan sesuai tergantung pada objek, urutan yang diinginkan, dan suasana emosional yang diinginkan – pencahayaan yang keras cocok untuk beberapa jenis efek dramatis, atau penghematan dan kekasaran; Pencahayaan yang lembut dan merata bisa lebih sugestif, elegan, halus dan sebagainya. Pada akhirnya, pilihan pencahayaan sangat penting untuk menciptakan konsep yang diinginkan oleh fotografer, dan tidak dapat dievaluasi secara independen dari konsep itu.